KRITIK Bung Hatta terhadap Presiden Soekarno dalam tulisannya DEMOKRASI KITA itu khas kritiknya seorang intelektual. Bukan kritik dari seorang politisi. Tanpa pamrih pribadi sedikit pun. Bahasa dan isi kritiknya sangat terpelajar. Keras tapi tidak kasar.
Salah satu di antara kritiknya terhadap Bung Karno mencerminkan Bung Hatta betul-betul “kutu buku”.
Bung Hatta, yang menguasai bahasa Belanda, Inggris dan Jerman itu, menulis:
“Dalam suatu kritik terhadap konsepsinya (maksudnya Konsepsi Demokrasi Terpimpin ala Soekarno) kira-kira tiga tahun yang lalu, saya bandingkan dia dengan Mephistopheles dalam hikayat Goethe’s Faust.
Apabila Mephistopheles berkata bahwa ia adalah:
‘ein Teil jener Krafte,
die stets das Bose
will und stets das
Gute schafft’
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…