PATUK-JUMAT WAGE | Pandemi covid-19 mewabah hampir 2 tahun lebih, berdampak luar biasa terhadap perekonomia nasional maupun global. Pada awal pandemi, Pemerintah Indonesia membuat sejumlah kebijakan guna mengendalikan penyebaran wabah tersebut sehingga tak semakin meluas. Di antaranya dengan pemberlakuan PSBB, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Makro.
Demikian halnya Pemkab Gunungkidul juga memberlakukan PPKM sampai dengan level 3. Penutupan berbagai objek wisata, pembatasan waktu bagi para pedagang untuk menggelar lapak mereka.
Kebijakan tersebut bahkan sempat membuat para pelaku UMKM bergelimpungan mencari cara bagaimana mempertahankan usaha mereka lantaran omzet mengalami penurunan sangat drastis.
Seiring berjalannya waktu, dan juga diberlakukannya kebijakan-kebijakan baru yang berdampak baik bagi pemilik UMKM, kini kondisi para UMKM pun mulai pulih.
Sekedar diketahui, peternakan ulat hongkong yang dimiliki oleh Rohani warga Kembang, RT20/ RW05, Nglegi, Patuk, Gunungkidul ini sudah berdiri hampir 6 tahun lamanya, keuntungannya pun sangat bagus, Namun semenjak wabah corona ini datang, membuat penurunan keuntungan yang sangat terlihat.
“Semenjak corona datang, kerugian yang saya alami cukup lumayan mas, dulu seminggu itu biasa mengirim 2-3 kali, totalnya bisa 2 ton ulat, tapi sekarang 1 kali seminggu saja masih cari konsumen lain untuk menghabiskan stock” ujar salah satu pegawainya.
“Pegawai saya itu dulunya banyak mas, tapi karena omset yang terus menerus menurun iya saya kurangi, dulu itu sopir ada 3, 1 sopir pokok lalu 2 nya tambahan, yang nurun-nurunin kotakan itu dulu ada 5 orang, tapi sekarang tinggal 1 itu mas” ujar Rohani pemilik peternakan ulat hongkong tersebut.
“Tapi sekarang udah agak mendingan mas, udah bisa ngirim-ngirim lagi, dulukan sama sekali nggak boleh masuk ke lokasi yang ngirim, ya mau nggak mau kita bawa pulang terus dijual di rumah, ujar salah seorang sopir.
Covid 19 memang benar-benar sudah mengacaukan perekonomian yang ada, apalagi bagi UMKM yang melakukan pengiriman hingga luar kota, salah satunya yang dialami oleh Rohani, pemerintah perlu mempertimbangkan setiap kebijakan yang dibuat agar perekonomian nasional kembali pulih, salah satunya dari UMKM. (Taufiqurrohman NR & Ignatius Soni Kurniawan (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)













