Genangan Air di Perkampungan Nelayan Pantai Sadeng Telah Surut, Bencana Bajir Tetap Mengacam

1090

GIRISUBO-KAMIS LEGI | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gunungkidul mengakibatkan banjir dibeberapa tempat. Seperti halnya di Perkampungan Nelayan Pantai Sadeng, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Kamis malam, (11/11/2021).

Meskipun saat ini kondisi air telah surut namun apabila curah hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi, dimungkinkan bajir akan terulang kembali.

Koordinator Sar Satlinmas Wilayah 1 Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara menjelaskan, air mulai menggenangi kampung nelayan sejak pukul 07.00 WIB. Diduga luapan air berasal dari daerah pegunungan serta kiriman dari Sungai Purba Bengawan Solo yang mengarah ke perkampungan.

Lebih lanjut Sunu menjelaskan, ketinggian air yang menggenang di perkampungan sekitar 1 meter sementara luapan air sampai ke jalan raya dengan ketinggiannya 30 cm sampai 50 cm.

“Beberapa barang rumah tangga milik warga ikut hanyut. Sebagian warga juga berupaya mengevakuasi barang atau ternak miliknya dan beberapa warga sudah mengungsi di Pos TNI AL Sadeng,” ungkap Sunu Handoko.

Sunu menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan asesmen dan pendataan untuk mengetahui kerugian materiil dari dampak dari banjir yang terjadi.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta pasca terjadinya banjir segera meninjau lokasi di Dusun Gabugan, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo dan pantai Sadeng.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan beberapa bantuan untuk warga yang terdampak banjir. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.