Gua dan Pasar Ngingrong Sepi Pengunjung

395

WONOSARI – Sabtu Kliwon | Ngingrong, awal dikenal sebagai kawasan gua, yang dimanfaatkan untuk kegiatan mahasiswa pecinta alam (mapala) UGM juga UPN Yogyakarta. Tahun 2018, Pemerintah Gunungkidul memoles Gua Ngingrong menjadi destinasi wisata, dengan memfasilitasi bangunan untuk pasar kuliner lokal. Pasar itu sepi, karena hanya buka 9 jam itu pun hanya setiap Sabtu dan Minggu.

“Pasar Digital Ngingrong (PDN) buka tiap akhir pekan sebagai sarana kegiatan ekonomi masyarakat untuk menjual kuliner lokal dan mendukung destinasi wisata geosite Ngingrong,”  terang Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti, (2/8).

Di Tahun Ketiga GK Steak Buka Sayap Bersama JHR

Detail cerita,  PDN dibuka tahun 2018 hanya pada hari Sabtu dan Minggu. Meski demikian, menurut Asti, banyak kunjungan dari berbagai kalangan melakukan kegiatan olah raga pagi dan menikmati sajian kuliner khas Desa Mulo, Kecamatan Wonosari.

Selain itu, pengunjung merasakan sensasi flying fox sedalam 70 meter serta mengeksplor kawasan geosite Ngingrong.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.