WONOSARI – Sabtu Kliwon | Ngingrong, awal dikenal sebagai kawasan gua, yang dimanfaatkan untuk kegiatan mahasiswa pecinta alam (mapala) UGM juga UPN Yogyakarta. Tahun 2018, Pemerintah Gunungkidul memoles Gua Ngingrong menjadi destinasi wisata, dengan memfasilitasi bangunan untuk pasar kuliner lokal. Pasar itu sepi, karena hanya buka 9 jam itu pun hanya setiap Sabtu dan Minggu.
“Pasar Digital Ngingrong (PDN) buka tiap akhir pekan sebagai sarana kegiatan ekonomi masyarakat untuk menjual kuliner lokal dan mendukung destinasi wisata geosite Ngingrong,” terang Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti, (2/8).
Detail cerita, PDN dibuka tahun 2018 hanya pada hari Sabtu dan Minggu. Meski demikian, menurut Asti, banyak kunjungan dari berbagai kalangan melakukan kegiatan olah raga pagi dan menikmati sajian kuliner khas Desa Mulo, Kecamatan Wonosari.
Selain itu, pengunjung merasakan sensasi flying fox sedalam 70 meter serta mengeksplor kawasan geosite Ngingrong.
Page: 1 2
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…