WONOSARI-JUMAT PON | Dinas Pertanian Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul berkonsentrasi pada upaya pencapaian ketahanan pangan. Pembangunan dan pengembangan hortikultura, setelah prioritas ketahanan pangan tercapai.
Raharjo Yuwono, Kepala Bidang Tanaman menyatakan bahwa indikator kerja utama (IKU) merupakan landasan utama dalam membangun dunia pertanian di Gunungkidul.
“Sasaran Dinas sesuai dengan IKU, komoditas utama merujuk prioritas nasional adalah padi, jagung, kedelai, ubi kayu, bawang merah, cabe dan sapi potong. Komoditas yang lain menyesuaikan,” ujar Raharjo Yuwono melalui aplikasi WhatsApp, Jum’at 11-6-2021.
Dia menyatakan hal di atas karena disentil publik, bahwa pembangunan hortikultura di Gunungkidul melupakan alpokat, semangka, melon, sirsat, pepaya, jeruk dan yang lain.
Terkait pertanyaan publik Raharjo Yuwono menegaskan, di Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul memprioritaskan 4 program ketahanan pangan; 2 program Peternakan; 1 program penyuluhan; dan 1 prgram sarana prasarana pertanian; 1 program penunjang urusan pemerintahan daerah.
“Misal soal urusan padi produksi pada tahun 2021 harus tercapai sebesar 292,000 ton gabah kering giling,” tandasnya. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…