EKONOMI

Gunungkidul: Rasio Ketergantungan Masih Tinggi

Disdukcapil Gunungkidul semester satu Juni 2022 melansir, bahwa rasio ketergantungan penduduk yang tidak bekerja terhadap penduduk yang masih produktif bekerja berada di angka 48,73 prosen.

Angka tersebut tergolong tinggi karena beban yang dipikul oleh kelompok angkatan kerja sangat besar.

Setiap 100 penduduk produktif harus memikul beban ekonomi penduduk usia anak dan lansia sebanyak 124.404. Artinya setiap penduduk produktif menanggung 1.224 jiwa.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul, Rintang Awan Eltribakti Umbas menyatakan, sebenarnya tidak ada standar khusus penyebutan angka ketergantungan tinggi atau rendah.

“Namun beberapa literasi menyebutkan jika kurang dari 30 disebut rendah,” terang Eltribakti Umbas, 20-1-2023.

Rasio ketergantungan (dependency ratio) digunakan sebagai indikator kasar yang menunjukkan keadaan ekonomi suatu negara, apakah tergolong maju atau sedang berkembang.

Dependency ratio merupakan salah satu indikator demografi yang penting. Semakin tinggi persentase dependency ratio menunjukkan semakin tingginya beban yang harus ditanggung penduduk produktif untuk membiayai hidup penduduk yang belum produktif dan tidak produktif.

Persentase dependency ratio semakin rendah menunjukkan semakin rendahnya beban yang ditanggung penduduk yang produktif untuk membiayai penduduk yang belum produktif dan tidak produktif.

Berkaitan dengan Gunungkidul, rasio ketergantungan 48,73 persen. Ini berarti bahwa setiap 100 penduduk usia produktif mempunyai tanggungan sebanyak 49% orang yang belum produktif dan dianggap tidak produktif.

Intinya, menurut Eltribakti Umbas, makin tinggi angka ketergantungan, makin berat tanggung jawab usia produktif sehingga perlu ada mitigasi risiko.

Sejumlah pengamat demografi menyarankan, untuk menekan angka ketergantungan, gerakan keluarga berencana pantas untuk kembali digiatkan.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago