WONOSARI, RABU LEGI – Setelah harga telur mengalami kenaikan, giliran harga gading ayam melonjak, nyaris tak terkendali. Stok daging ayam di Pasar Argosari, Wonosari menipis, harga per kilogram tembus Rp 50.000,00. Pedagang Soto tak berkutik, takut menaikkan tarif.
Ngadinah (48), pedagang daging ayam Pasar Argosari Wonosari, menyatakan, dua minggu terakhir terjadi kelangkaan daging ayam. Akibatnya harga melambung. Dia mengaku, pada masa lebaran Idul Fitri harga sekitar Rp 28.000,00.
“Saat ini, per kilogram (kg) Rp 40.000,00 hingga Rp 50.000,00,” papar Ngadinah, (25/07).
Ngadinah menyatakan tak tahu pasti penyebab utama stok daging ayam di Pasar Argosari menipis. Tiap hari, demikian Ngadinah bertutur, bisa menjual lebih dari 350 hingga 450 kg daging ayam, karena kiriman lancar.
“Mulai minggu kemarin, saya hanya dapat kiriman separuh, kadang kurang,” tambahnya.
Senada dengan Ngadinah, Suprihatin (37) penjaja soto, warga Logandeng, Playen, mengaku sulit memperoleh daging ayam.
“Sulit dan mahal. Mau menaikan harga per porsi tidak mungkin,” timpal Suprihatin. (Jk/ig)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…