Baca juga: Bawaslu Gunungkidul Diinstruksikan Tidak Menindaklanjuti Gugatan Sengketa Ngadiyono
“Urip iku Urup” menurut Heru harus menjadi cerminan hidup bangsa Indonesia yang majemuk. Saling menerangi satu sama lain, saling memberi kehidupan yang kuat dengan yang lemah. Dengan demikian kehidupan bangsa akan bermandikan cahaya dan hidayah dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Sebagi golongan muda kita harus berkarya dan berbuat terbaik untuk Gunungkidul yang indah akan pesona alamnya” jelasnya.
Heru Singgih memaparkan, bukan hanya obyek alamnya yang harus dipoles dipercantik namun kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) juga perlu di tingkatkan dengan cara seminar, diskusi dan pelatihan-pelatihan.
“Melalui PSI nantinya Pokdarwis atau Karang Taruna yang menjadi pengelola bisa kita bina. Kami berharap desa wisata disetiap kecamatan di wilayah DIY nantinya terwujud dengan baik dan profesional terlebih di Kabupaten Gunungkidul,” tambahnya.
Bagi Heru Singgih, memilih PSI dan memilih Dapil DIY adalah sebuah perwujudan dari mimpinya tentang Indonesia. Di DIY menurut Heru, adat istiadat, agama, nasionalisme, dan ilmu pengetahuan tumbuh bersama dalam harmoni indah. Ag/ig













