“Desa kami mengeluarkan biaya Rp 49 juta. Umpama juara pertama, kan cuma impas untuk menutup pinjaman. Lalu maju ke propinsi, biaya pasti lebih besar lagi. Semisal juara 1, maju Nasional, kami lebih repot lagi,” tutur Kepala Desa.
Menurutnya masih lumayan ringan bagi desa yang meraih kejuaraan. Bagi yang kalah, kata dia, secara finansial pasti remuk.
BACA JUGA:
Dikutip dari dokumen penyelenggara, peserta lomba desa Gunungkidul tahun 2019 antara lain adalah: 1. Nglanggeran, Mulo, Petir, Pundungsari, Playen, Giripurwo, Kemiri, Bedoyo, Sumberwungu, Planjan, Giriharjo, Grogol, Kedungkeris, Candirejo, Karangmojo, Sampang, Jurangjero dan Jepitu.
Juara 1, 2 dan 3 adalah Nglanggeran, Mulo, dan Petir.
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…