WONOSARI, Senin Pon – Lomba desa tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2019 mengikutsertakan 18 kecamatan. Masing-masing kecamatan diwakili oleh desa yang dianggap memiliki prestasi, sebagai calon mewakili lomba tingkat Propinsi. Tidak banyak diketahui publik, bahwa kebiasaan lomba desa di Gunungkidul menelan biaya cukup besar.
Anggota DPRD DIY, Slamet, S.Pd. MM, menyarankan, berkaitan dengan biaya penyelenggaraan lomba desa seharusnya ditekan, agar tidak memberatkan beban keuangan desa.
“Saya punya catatan khusus, desa peserta lomba harus mengeluarkan dana Rp 35 juta sekali lomba,” ujar Slamet (8/4).
Menurutnya, dana sebesar itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan pokmas atau UMKM desa, yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan.
BACA JUGA:
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…