PRESIDEN Partai Keadilan Sosial, Ahmad Syaikhu mengaku menerima data per September 2021, angka hutang Indonesia telah mencapai Rp 6.711 triliun.
Dia mengutip pendapat para ahli ekonomi, bahwa Pemerintah Joko Widodo akan mewariskan utang hingga mencapai angka Rp10.000 triliun di akhir masa pemerintahannya.
Siapa pun yang terpilih menjadi presiden pada 2024, akan berat menanggung hutang negara.
“Artinya, dalam 10 tahun pemerintahan Joko Widodo akan mewariskan tambahan utang negara lebih dari Rp 7 ribu triliun. Siapa pun Pemimpin yang akan terpilih nanti di 2024, maka akan mewarisi beban utang yang begitu besar,” kata Syaikhu dalam pidato kebangsaan di Gedung DPP PKS, Jakarta, seperti dilansir Kompas Tv, Kamis (30/12/2021).
Menurutnya, Badan Pengawas Keuangan (BPK) memperingatkan berulang kali, bahwa kondisi utang negara sangat rentan karena melampaui seluruh standar yang ditetapkan lembaga-lembaga keuangan internasional.
Mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu menilai masalah utang negara bukan hanya soal kesinambungan dan kesehatan fiskal, tetapi juga tentang keadilan antar generasi.
Wacana Jokowi Presiden tiga periode surut. Rupanya mulai sadar, bahwa resiko besar akan dihadapi. Dengan kata lain Jokowi emoh bertanggungjawab terhadap hutang negara. (Bambang Wahyu)
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…