Ibu-Ibu IKM Mengendalikan Panembromo dari Pusat Metropolitan

370

WONOSARI, Senin Legi – Ibu-ibu yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Mokol (IKM), Desa Selang, Kecamatan Wonosari tampil begitu apik, saat melantunkan panembromo (vokal grup berbahasa jawa). Bertahun-tahun hidup di Jakarta, tetapi masih fasih ura-ura (berdendang).

Grup panembromo beseragam merah jambu yang tampil di puncak kegiatan Syawalan, reuni dan bersih dusun (rasulan) Padukuhan Mokol Desa Selang Kecamatan Wonosari menyedot perhatian warga. Pasalnya, tembang mocopat dewasa inihampir punah tergerus budaya modern, tiba-tiba kembali berkumandang di padusunan.

“Sebagai warga Mokol saya bangga, ternyata saudara-saudara IKM tidak melupakan budaya kampung haaman. Meskipun mereka tinggal di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya,” ungkap Purwanto salah satu warga  Padukuhan Mokol.

Sekretaris IKM Siswandi menandaskan, perkumpulan IKM bukan hanya sekedar bergerak dalam bidang sosial namun juga di bidang seni budaya serta pendidikan.

“Sebagai wujud kepedulian terhadap seni budaya, kami berupaya tidak melupakan tradisi. Penembromo yang digawangi ibu-ibu IKM, memacu semangat kami untuk terus berkarya. Terlebih saat ini kami didukung oleh infogunungkidul.com,” papar Sekretaris IKM.

Dia menjelaskan, keseriusan IKM dalam bidang seni  mocopat, dibuktikan dengan terciptanya tembang pupuh dandang gulo. Lirik mocopat itu sebagai berikut:

Pepanggihan ing ratri puniki, Kita samya wus manunggal sedya, Temu kangen ing maknane, Warga Mokol sadarum, Wus nyawiji den nya makarti, Sembada nunggal karsa, Murih guyub rukun, Winengku ing paguyuban, Ikatan Keluarga Mokol sayeti, IKM terus ngremboko.

 

Reporter:  Agus SW




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.