IKM Batik Selo Siratu Berkembang di Gunungkidul

175

SENIN PON, WONOSARI – Pusat kerajinan batik di Kabupaten Gunungkidul terus bertambah. Sejumlah desa memiliki Industri Kecil Menengah (IKM) batik, baik tulis maupun cap. Satu kelompok batik baru, Selo Siratu berkembang di Padukuhan Siraman 1, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari.

IKM batik Selo Siratu, merintis usaha sejak 2015. Karena ketekunan dan kerja keras, Selo Sriratu memiliki ciri khas Desa Siraman bermotif orang menggergaji batu dan pohon beringin.

Hal tersebut merupakan visualisasi kegiatan masyarakat dan lingkungan alam. Warga Siraman, sebagian menekuni pekerjaan menggergaji batu. Sementara motif beringin menggambarkan, bahwa pohon tersebut banyak tumbuh di lingkungan warga.

Martinem ketua IKM batik Selo Siratu menyampaikan, kendala yang dihadapi oleh kelompoknya adalah terkait pemasaran serta peralatan.

“Karena masih tergolong baru, kelompok kami masih memerlukan pembinaan dan pendampingan dari Pemerintah atau Instansi terkait, baik berupa pelatihan pewarnaan, peralatan membatik serta pendampingan berkelanjutan” ungkapnya (27/01).

Sementara Mugini, S.Pd salah satu tokoh perempuan Desa Siraman yang juga Ketua Pokja 2 PKK bidang pendidikan dan pelatihan menyatakan bangga dan bersyukur. Batik Selo Siratu mampu mengatrol sumber tambahan pendapatan ibu rumah tangga.

“Selo Siratu menjadi ikon kebanggaan Desa Siraman,” ungkap Mugini.

Lebih lanjut dia berharap, kelompok IKM Selo Siratu mendapat pendampingan dari instansi terkait, sehingga lebih maju dan berkembang demi terwujutnya kesesjahteraan masyarakat. (Ag/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.