Jadi Korban Klitih di Sleman, Warga Gunungkidul Terluka Parah

4270

SAPTOSARI – Jumat Pon | Nasib nahas dialami Pendiyanto warga Padukuhan Dondong, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari. Pria yang setiap harinya bekerja sebagai Ojek Online (Ojol) tersebut disabet pedang oleh orang yang tidak dikenal di jalan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (03/02/2020).

Kejadian pukul 02.00 WIB, ketika Pendiyanto bersama tiga orang rekannya pulang menggunakan sepeda motor, usai makan malam. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul dua orang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba mereka mengayunkan sajam jenis pedang.

 

 

“Teman saya berhasil menghindar dari sabetan pedang tersebut, saat itu saya membonceng dan lengan kanan saya terkena sabetan,” katanya, Jum’at (07/02/2020).

Akibat kejadian tersebut, Pendiyanto tidak dapat bekerja seperti biasa. Lengan tangan kanannya robek dan harus mendapatkan 17 jahitan. Tak hanya itu, tulang lengan atas Pendiyanto retak karena sabetan pedang.

“Pelaku langsung kabur melarikan diri tanpa saya mengetahui ciri-cirinya,” jelasnya.

Pendiyanto mengungkapkan, selain menjadi korban klitih dan mengalami luka yang serius, segala akses bantuan pemerintah baik Jasa Raharja maupun BPJS tidak dapat digunakan lantaran masuk dalam kategori kriminal, sehingga untuk perawatan pihak keluarga menggunakan dana pribadi.

“Di samping itu, saya setiap tiga hari sekali harus kontrol untuk pemulihan tulang saya dan luka robekan lengan saya ini. Saya berharap pemerintah memberikan solusi terbaik atas masalah yang saya alami,” tambahnya. (hr)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.