SAPTOSARI-SELASA WAGE | Mugen Wiyadi (86) seoarang janda beranak tiga, warga 03/08 Padukuhan Karanggunung, Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Ia mengaku sangat lega setelah mengetahui anak laki-lakinya masih hidup setelah 13 tahun silam meninggalkan rumah tanpa jejak.
Sejuta harapan pun nampak pada raut wajah Mugen setelah anak laki-laki satu-satunya dari tiga bersaudara tersebut diketahui keberadaanya.
Mbah Mugen, begitu nama panggilan akrabnya, tak mampu menahan kebahagiyaannya setelah Ajik Supardi mengabarkan kondisi dan keberadaanya saat ini.
Menurut pengakuan mbah Mugen, anaknya saat ini berada di Kota Kudus, Jawa Tengah.
Sebelumnya Ajik Supardi pergi tanpa pamit, bahkan keluargga telah mengganggapnya hilang atau pun telah meninggal dunia.
“Seneng lego, aku kepingin ndang ketemu anaku wong waune niku kulo kinten pun mboten onten,” kata Mugen pada Minggu (07/03/2021).
Hal serupa juga disampaikan Winarti, anak ke 3 Mugen. Winarti terkejut setelah membaca pesan facebook mengatasnamakan Ajik Sudarmadi yang mengaku sebagai kakak kandungnya.
“Yang jelas kami sekeluarga merasa lega apalagi Ibu saya, karena kami tadinya sudah pasrah dan merasa ikhlas karena pencarian kami tidak ada hasil maupun petunjuk,” jelas Winarti.
Rasa penasaran, Winarti pun meminta nomor kontak dan bermaksud menghubungi Ajik guna memastikan kebenaranya.
Setelah keduanya berkomunikas via WhatsApp, Winarti dan keluargga akhirnya meyakini bahwa kakaknya benar-benar masih hidup.
Masih segar dalam ingatan Winarti, bahwa kepergian kakanya pada 2006 silam bukan karena masalah yang serius dengan keluarga.
Kepada Kepala dukuh setempat diketahui Ajik saat itu meminta surat pindah sebelum meninggalkan rumah, dengan alasan akan dijadikan menantu oleh seseorang, namu setelah itu tidak mengirim kabar berita apapun terhadap keluarga. (Karyanto)












