Jelang Lebaran Masyarakat Mulai Serbu Pasar

162

WONOSARI-SELASA KLIWON | Menjalang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah yang tinggal sepekan lagi, warga Gunungkidul mulai ramai memadati pusat-pusat perbelanjaan. Seperti di Pasar Argosari Wonosari misalnya. Warga memadati pasar untuk membeli sejumlah kebutuhan Lebaran, mulai dari makanan hingga pakaian.

Salah seorang pedagang pakaian di Pasar Argosari Wonosari Titik (53) warga Ringin Saei, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, mengaku bahwa pembeli sudah menunjukan peningkatan pada beberapa hari terakhir.

Menurut Titik, kondisi sekarang jauh lebih ramai dengan lebaran tahun sebelumnya.

Ia pun merasa senang, lantaran pembeli mulai banyak berdatangan dan berharap kondisi perekonomian masyarakat mulai berangsur pulih dari dampak pandemi Covid-19.

“Kalau dibanding Hari Raya tahun lalu, jelas jauh berbeda dengan sekarang, sekarang pun tampak ramai,” ramai yang sekarang,” katanya.

Sementara itu, pedagang sepatu yakni Titut (53) merasakan hal yang sama. Ia mengakui bahwa, terjadi peningkatan pengunjung pasar hingga hampir 60 persen dibanding Hari Raya tahun lalu.

Ia bahkan menyebut di tahun sebelumnya nyaris tak ada pembeli yang datang untuk belanja.

“Tentu saya senang jadi ramai lagi, ini artinya ada peningkatan,” katanya.

Meski demikan, Titut menyebut, situasi perdagangan belumlah kembali normal sepenuhnya, namun ia tetap berharap kondisi ini tetap bertahan hingga usai Lebaran nanti.

Terpisah, Kepala Administrasi Pasar Kapanewon Wonosari Sularno mengatakan bahwa, peningkatan pengunjung sudah terasa sejak hari Sabtu (01/05/2021) lalu.

Berdasarkan dari pantauannnya, peningkatan pengunjung mencapai sekitar 50 persen dibanding hari biasa.

“Meski dimasa pandemi seperti saat ini, tetap berupaya agar kepadatan pengunjung tak terjadi dalam area pasar. Salah satunya dengan pemantauan secara rutin,” katanya.

Pihaknya akan memerintahkan petugas pasar untuk berkeliling memastikan tidak terjadi peneumpukan pada satu titik.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan melalui 9 titik kamera pengintai (CCTV) yang ada.

“Kami juga menghimbau melalui pengeras suara,” katanya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.