PATUK, (Jumat Kliwon) – Iput Saputro, warga Padukuhan Kerjan, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul mempertanyakan hubungan antara kehadiran pemandu (Joki) Goa Pindul dengan wisatawan di era digital. Menurutnya, para joki makin tidak diperlukan karena pesatnya tekhnologi informasi.
“Kegiatan mengantar wisatawan secara gratis ke Goa Pindul masih menjamur. Relevankah para joki terus hadir di masyarakat digital?” demikian Iput Saputro menggelindingkan pertanyaan sederhana, (25/01).
Pertanyaan tersebut, menurutnya, bukan tanpa alasan. Wisatawan berkunjung ke Gunungkidul, menurutnya mayoritas menggenggam handpone, rata-rata android.
“Mencari koordinat (posisi) Goa Pindul, tentu tidak ada kesulitan. Google Maps akan menuntun mereka menuju lokasi,” papar Iput Saputro.
Dia mengutip Wikipedia Indonesia, Google Maps adalah layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil, sepeda (versi beta), atau angkutan umum.
Apalagi, kata Iput, wisatawan memanfaatkan Global Positioning System GPS, yakni system navigasi berbasis satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika yang didukung oleh 27 jaringan satelit 20.200 km, dan inklinasi 55 derajat dengan periode 12 jam.
“Berwisata ke Pindul dan menemukan lokasinya bisa dituntun melalui langit. Para joki tidak menyadari hal itu,” tandasnya.
Kehadiran mereka, menurut dia saat ini kehilangan fungsi. Kalau mau jujur, antar gratis itu adalah bohong besar, karena para joki menerima bayaran dari Pokdarwis setempat, Rp 5.000,00 per wisatawan.
Kehadiran joki, demikian Iput menyimpulkan, justru mempertinggi bea masuk ke Goa Pindul. Tiba saatnya Dinas Periwisata Gunungkidul berfikir melakukan pembenahan, karena menghentikan joki tidak semudah membalikkan telapak tangan.
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…
GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…
GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…