JUTAAN BIDUK DIHANTAM GELOMBANG

1290

Saya membuat analogi terhadap tema vertikal kuliah Ramadan, MH Ainun Nadjib.

Setiap manusia (pemimpin) hanya bertanggungjawab kepada Allah, tidak kepada lembaga negara seperti MPR. Manusia tidak berhak minta pertanggungjawaban atas perbuatan sesama manusia.

Perbedaan tafsir antara  pulang kampung dan mudik, yang untuk beberapa waktu sempat menjadi silang pendapat, adalah merupakan  tanggungjawab  pribadi Presiden Joko Widodo.

Siapa pun Anda, tidak mimiliki hak meminta pertanggungjawaban atas kebenaran tafsir yang dilakukan  Presiden.

INFO HARI INI- TINGKATKAN IMUN WARGA DIBAGIKAN BAHAN MAKANAN BERPROTEIN

Menurut Cak Nun, alasannya jelas, bahwa Anda tidak memiliki andil apa pun dalam penciptaan makhluk bernama Joko Widodo.

Memang betul, dia adalah Presiden  Republik Idonesia, tetapi,  Presiden Joko Widodo  bukan milik Anda.

Dia adalah milik Allah, maka apa pun yang dia katakan dan kerjakan,  akan dia pertanggungjawabkan di hadapan Allah, bukan di hadapan Anda.

Dalam hal mengatasi pandemi Covid-19 Presiden Joko Widodo bebas mengajukan proposal skala dunia.

Dia mempunyai hak meminta tolong kepada siapa pun, termasuk meminta bantuan fentilator kepada Presiden Amerika Donal Trump.

Rumah Sakit di Indonesia untuk beberapa bulan ke depan diduga akan banyak dihuni warga yang sesak nafas adalah tafsiran yang sah. Oleh sebab itu fasilitas fentilator dianggap sebagai kebutuhan yang sangat mendesak, adalah benar menurutnya.

Silang pendapat itu warisan manusia terdahulu, warisan jahiliah, yang sepatutnya tidak dilanjutkan.

Pada situasi serba sulit, bersikap rendah hati di depan Allah, itu lebih utama. Berhenti menilai orang adalah kesadaran tertinggi untuk meraih petunjuk.

Sebab itu pilihan saya adalah meminta  ilmu untuk bisa menolong  katak yang berada di mulut ular sawah, seperti yang pernah dilakukan Kanjeng Sunan Kalijaga.

Perahu bangsa ini mau dibawa ke mana, itu tanggungjawab sang nakoda.

Saya bertanggungjawab pada biduk kecil, yang sama-sama dihantam gelombang.

Bambang Wahyu Widayadi
Putat 25-4-20

INFO HARI INI-DITUTUP TANPA SOSIALISASI, PEDAGANG PASAR BINGUNG MENCARI MAKAN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.