OPINI

JUTAAN PANDAN BERDURI SEDANG DITANAM DI BUMI

INI zaman apa tidak sempat para ahli menamainya. Mau sebut zaman ini zaman edan pasti tidak tepat karena yang bisa edan itu hanya manusia, sapi atau kerbau.

Salah satu ciri zaman ini cukup jelas. Manusia begitu percaya diri sehingga dia berani ‘mengajari’ Tuhan dalam menata alam.

Tidak hanya mengajari, bahkan sekelompok manusia berani menuduh bahwa Tuhan itu tidak mahir dalam memelihara pantai.

Dengan pongah manusia menyatakan, mosok pandan berduri ditanam di bibir laut, dibiarkan tumbuh meliar. Untuk apa, ucap manusia semakin sombong.

Pandan laut pun dibabat tanpa sisa diganti dengan bangunan megah untuk keperluan pariwisata. Menurut mereka, itu menjadi bermanfaat karena bisa menggerakkan roda perekonomian.

Melihat kelancangan manusia, Tuhan tidak bergeming. Sang Pencipta tetap duduk di AtasNya. Sepertinya Tuhan mengalah.

Sampai waktunya, di luar kesadaran manusia, pantai bisa dibuat keropos seperti kerupuk Patahan sesar di bawah tebing diperintah bergeser satu meter saja mata manusia akan terbelalak.

Bukan balas dendam. Tuhan menunjukkan kemahakuasaanNya. Meluluhlantakkan bangunan tidak perlu waktu berhari-hari sebagaimana manusia merusak pandan laut.

Manusia memang punya tabiat sangat khas. Di Al-Isra’ 83 Tuhan menunjukkan, Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia, niscaya dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan, niscaya dia berputus asa.

Keputusasaan manusia tambah kongkrit, ketika diuji dengan Covid-19, mereka ramai-ramai berkampanye untuk melawannya.

Ini zaman apa, kok manusia tidak sadar, bahwa Covid-19 itu adalah pandan berduri yang sedang ditanam di area darat. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago