Karnaval Warga Tanjungsari Ibarat Kuda Lepas dari Pingitan

1685

TANJUNGSARI, SENIN PAHING – Warga lima desa, se Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul melaksanakan karnaval pembangunan dan budaya secara besar-besaran. Lebih dari 10.000 peserta memadati lapangan Keruk, Desa Banjarejo. Seabrek kreatifitas seni keluar, berjalan kaki sepanjang 3 km, ibarat kuda lepas dari kandang.

“Peserta di luar perkiraan. Soalnya, sejak Kecamatan Tanjungsari dikukuhkan tahun 2001, karnaval seperti ini belum pernah dilkukan,” ujar Camat Tanjungsari, Rakhmadian, (19/080.

Peserta, menurut Camat, dari Desa Kemiri, Kemadang, Banjarejo, Ngestirejo, dan Hargosari dimobilisasi dengan kendaraan ke tititik kumpul di lapangan Keruk.

Dari lapangan menuju ke barat, lewat depan kantor kecamatan, bubar di lapangan SD Guyangan, menempuh jarak 3 km.

“Saya momong kemauan masyarakat Tanjungsari. Semua kesenian keluar, dari yang paling umum sampai kesenian aneh (wong ireng)” terang Camat berdandan Warok, seraya memberi aba-aba bahwa barisan boleh mulai bergerak.

Dari pengeras suara terdengar jelas, bahwa terdepan Mobil Polsek selaku pembuka jalan, diikuti unit komentator.

Berada di belakangnya siswa SMKN 1, disusul barisan pembawa baner, bergodo warok yang dikomandani Camat Tanjungsari.

Desa peserta ditata secara berurutan mulai dari Kemadang, Kemiri, Ngestiterjo, Hargosari, Banjarejo. Paling bontot unit mobil P3A Puskesmas setempat.

Terpisah, Lagiyo anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Gerindra, menyatakan, peserta lebih dari 10.000.

“Kelurahan kami saja, Banjarejo, mengikutsertakan 3.000 orang,” timpalnya.

Warga yang tidak mengikuti karnaval, berjajar di kanan kiri jalan, menyakasikan sembari mengabadikan lewat kamera Hp.

“Warga Tangjungsari hari ini seperti kuda lepas dari gedogan (kandang), menikmati dan mensyukuri kemerdekaan ke 73,” komentar Alip, warga Kemadang.

Kirab yang dimulai pukul 13.30 berakhir jam 16.15 Wib, berjalan tertib. Di samping polisi dan tentara melakukan pengamanan, 15 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) membantu kelancaran komunikasi. (Bewe/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.