Cairo, Selasa Pahing-Duta Besar (Dubes) RI untuk Cairo Hilmy Fauzi mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo, Mesir memberikan fasilitas pemulangan empat Tenaga Kerja Wanita (TKW) undocumented kemarin.
Keempat pekerja migrant tersebut masing-masing berinisial NG, SHA, LE, dan IAT, berasal dari Cianjur, Indramayu, Sumbawa, dan Ambon.
“Mereka ditampung oleh KBRI Cairo setelah melarikan diri dari majikan masing-masing akibat menerima perlakuan kasar,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/2).
Sebelumnya, kata Hilmy, mereka dibawa ke Mesir oleh pihak ketiga secara illegal dan dipekerjakan pada sektor domestik sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT).
Dijelaskannya, KBRI Cairo telah membantu melakukan pengurusan seluruh proses kepulangan mereka, termasuk menanggung biaya pemulangannya.
“Sejak tahun 2015 lalu Mesir bukanlah negara tujuan pengiriman TKI di sektor domestik dan penggunaan jasa perorangan. Hal tersebut tertuang dalam keputusan menteri Tenaga Kerja RI nomor 260 tahun 2015,” demikian Dubes Hilmy menjelaskan. Redaksi/ IWO
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…