BUDAYA

Keajegan Pembiayaan Pentas Seni 144 Desa Masih Tergantung Pemerintah

WONOSARI – Senin Pon | Desa Budaya Desa Putat, Kecamatan Patuk menyadari sulitnya menggerakkan keajegan pentas seni aneka budaya tradisional. Dikonfirmasi,  Agus Kamtono, Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul tidak memungkiri kenyataan serupa itu.

Menurut Kadinas Kebudayaan, seni tradisional di Gunungkidul  baik jumlah maupun ragam sangat banyak. Ada yang hidup segan mati tak mau, tapi banyak juga yang eksis. Ada kesenian tradisional yang memang susah untuk didongkrak karena penggemarnya hampir tidak ada atau sedikit sekali.

“Contohnya rinding gumbeng,” ujar Agus Kantono, (18/06).

Ukuran eksis itu, menurutnya  tidak harus banyak yang nanggap, tapi manakala dipentaskan masyarakat masih banyak yang menyukai.

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago