Categories: PEMERINTAHAN

Kemelut Berkepanjangan Diduga Tersusupi Sentimen Pribadi

WONOSARI, Rabu Legi – Geger Desa Dadapayu menyangkut perkara Kades Rukamto tidak ada hubungannya dengan tindak pidana. Kasus tersebut memang unik, setahun lebih belum terselesaikan. Kemelut yang berkepanjangan itu patut diduga tersusupi sentimen pribadi. Penyelesaiannya berada di tangan masyarakat Dadapayu.

“Awal mula memang ada dugaan tindak pidana, terkait dengan dugaan pungli pengisian pamong,” ujar Sujoko, S.Sos. M.Si, di ruang kerjanya Selasa (12/09).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlidungan Anak dan Keluarga Berencana Pembedayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) itu menjelaskan, setelah diselidiki, dugaan pungli pengisian pamong tidak terbukti.

Logika Pemerintah Kabupaten, perkaranya rampung. Fakta di lapangan menunjukan, konflik tidak serta-merta berhenti. Ketegangan bergeser, dari persoalan pidana ke like and dislike (suka dan tidak suka).

Ada kecenderungan, masyarakat memilih bersikap, Kades Rukamto harus turun dari jabatan.

Mengakomodir kemauan masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dikawal Wasikin mengusulkan agar Rukamto diberhentikan sementara.

“Melalui mekanisme yang ada, Bupati Gunungkidul memberhentikan sementara Saudara Rukamto,” lanjut Sujoko.

Dia menjelaskan, terhitung sejak 10 Mei 2017, Rukamto berhenti sementara, Plt Kades Dadapayu diserahkan ke Yudas Sutarto.

Pemerintah Kabupaten kembali berfikir, persoalan Dadapayu selesai. Ternyata sebaliknya, Rukamto tetap ngantor, Yudas Sutarto menjalankan tugasnya sebagai Plt.

Jalannya pemerintahan Desa Dadapayu saat ini seperti apa, menurut Sujoko adalah merupakan kewenangan Camat untuk melakukan pembinaan selaku tangan panjang Bupati.

Kasus sederhana menjadi bertele-tele, kata Sujoko, Pemkab tetap memantau sesuai tupoksi dan aturan yang berlaku. Tidak ada istilah pembiaran.

Karena kasus Rukamto tidak ada kaitan dengan kasus hukum, yang mengurai keruwetan Desa Dadapayu saat ini, menurut Sujoko, adalah masyarakat itu sendiri. Agung Sedayu

infogunungkidul

Recent Posts

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

11 jam ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

21 jam ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago