NGLIPAR- Minggu Pahing-Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf. Muh.Taufik Hanif Y. S.Sos, dalam sambutan panen raya di Kecamatan Nglipar mengatakan, ketahanan pangan daerah berpengaruh terhadap ketahanan nasional. Gunungkidul ditarget 5.000 hektar lahan pangan, tetapi baru terealisasi 700 hektar.
“Negara tidak akan aman kalau masalah pangan tidak tercukupi,” ujarnya (11/2).
Dia menyebut, bahwa TNI terjun dalam pertanian karena adanya nota kesepakatan dengan Kementerian Pertanian menuju swasembada pangan.
“Ketanahan negara salah satu ditentukan oleh ketahanan pangan,” tandasnya.
Tentara sering terjun ke sawah menurutnya adalah untuk mengetahui kondisi petani di Gunungkidul.
Lebih detail ia menjelaskan bahwa luas tambah tanam (LTT) padi, jagung dan kedelai (Pajale) di Gunungkidul paling luas dibandingkan dengan 4 kabupaten yang lain.
Target LTT pajale, yang masih menjadi PR adalah LTT kedelai. Masih kurang jauh karena target 5.000 hektar baru ada 700 hektar.
Menurutnya, LTT pajale secara keseluruhan di Gunungkidul kurang dari 10 ribu hektare
Ndandim 0730 mendorong para petani untuk semangat dalam bertani dengan memanfaatkan lahan yang ada, khususnya lahan kosong.
Seluruh Kodim Tidak Boleh Membiarkan ada Lahan Kosong.
Reporter: W. Joko Narendro_ig
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…