POLITIK

Ketegangan Jendral Vs Mayor Jenderal Soal Penyelesaian Soekarno

OLEH sejumlah pihak, Presiden Soekarno dicurigai berbau komunis karena tidak mau membubarkan PKI pasca pemberontakan G-30-S 1965.

Lalu berbuntut rumit. Di tubuh Angkatan Darat terjadi ketegangan antara Jendral Abdul Haris Nasution dengan Mayor Jendral Soeharto.

Nasution menghendaki Soekarno diadili di meja hijau, Soeharto berpandangan lain.

Menjelang meletusnya pemberontakan G-30-S-PKI, di Indonesia ada tiga kekuatan utama.

“Satu, tentara yaitu Angkatan Darat, dua Partai Komunis Indonesia (PKI), tiga Soekarno.”

Demikian penuturan Prof. Dr. Salim Said, dalam paparannya di Video Radio Bravo berdurasi 60 menit lebih.

Menurutnya, tentara jauh sebelum pemberontakan PKI 1965 berada di dalam Partai Golongan Karya (Golkar) yang digagas Soekarno, Soepomo dan Ki Hajar Dewantara.

Tentara, menurut Salim Said telah menjadi kekuatan politik riel, sejak Soekarno menyatakan Dekrit 5 Juli 1959, bahkan sejak tahun 1957. Tentara berpolitik untuk mengimbangi kekuatan PKI, sebab trauma Peristiwa Madiun 18 September 1948.

Nasution Ngotot, Bung Karno harus diadili untuk membuktikan dia terlibat G-30-S PKI atau tidak.

Sebagian ahli berpendapat jika gagasan Nasution tidak ditolak Soeharto, maka fakta hukum akan muncul di meja persidangan.

Tetapi Soeharto kokoh menolak. Mengadili Soekarno berbahaya, sebab, demikian kata Guru Besar Lemhannas itu, pengikut Bung Karno masih cukup banyak.

Sebagai ahli strategi, Soeharto akan menghadapi banyak kesulitan dalam mengendalikan situasi. Soeharto memilih, mengurung Bung Karno menjadi tahanan rumah secara berpindah-pindah.

Berbagai pengamat menilai, ketegangan kala itu bernada aneh. Omongan Jendral dilumpuhkan Mayor Jenderal.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun

YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…

10 jam ago

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

2 hari ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago