Ketua DPP APKLI: Rentenir Menjadi Hantu dan Penyebab Gulung Tikarnya Ekonomi Rakyat

102

WONOSARI, RABU KLIWON – Pelantikan Pengurus DPD Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Gunungkidul periode 2018-2023, Rabu, (30/01). dr. Ali Mahsun, M. Biomed Ketua DPP APKLI Pusat dalam sambutannya menyampaikan, rentenir menjadi hantu, bahkan penyebab gulung tikarnya ekonomi rakyat.

Ali Mahsun menjelaskan, tahun 2007 periode Presiden SBY meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga tahun 2018 telah tersalurkan Rp 340 triliun untuk permodalan ekonomi rakyat.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, 2019 dikucurkan Rp 140 triliun. Di lapangan ditemukan rentenir masih tumbuh subur di pasar tradisional, terminal, dan kawasan wisata di seluruh sentra usaha rakyat.

“Kami tidak menanyakan, ke mana dana itu dikucurkan. Tapi kami bertekad mewujudkan pilar ekonomi pedagang kali lima dengan cita-cita luhur, memiliki bank sendiri yaitu bank kaki lima Indonesia,” jelasnya.

Ali Mahsun berharap, Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul untuk menyampaikan kepada bank-bank nasional dan swasta di wilayahnya, sebagai penyalur KUR, agar duduk bersama APKLI, sehingga KUR bisa tepat sasaran dan tidak banyak penyimpangan.

“Rakyat membutuhkan KUR yang dapat diakses dengan mudah supaya rentenir bisa diperkecil. Tujuan akhir, supaya masyarakat bisa berkembang ekonominya serta rakyat Gunungkidul bisa sejahtera,” ungkapnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. H. Immawan Wahyudi, MH dalam sambutannya menyampaikan, terkait dengan praktik rentenir yang masih marak dijumpai di lapangan, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Gunungkidul bersama instansi dan jajaran perbankan telah menyiapkan program untuk menekan hal tersebut.

“Secara rinci, kami belum bisa menjabarkan, namun kami telah berupaya dan telah membahas program tersebut bersama pihak terkait termasuk perbankan di Gunungkidul,” ungkapnya.

Acara pelantikan DPD APKLI Gunungkidul berlangsung di Bangsal Sewoko Projo Kabupaten Gunungkidul. Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkompinda Gunungkidul.  Ag/ig




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.