ILUSTRASI
DALAM dunia pemerintahan dikenal sistem monarki. Itu bisa berupa kerajaan bisa pula kekaisaran.
Dalam sistem monarki raja berkuasa secara turun temurun. Pemerintahan raja yang turun-temurun, dikutip dari Wikipedia disebut dinasti.
Belakangan ini, di Indonesia muncul upaya pembentukan dinasti tetapi bukan di bidang pemerintahan melainkan pada tataran ketua umum partai politik.
Sebutlah parpol yang berkecenderungan membetuk dinasti misalnya PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
Kader PDIP tidak ada yang berani rasan-rasan menggantikan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum, karena kemungkinan besar jabatan tersebut bakal diserahkan kepada putri mahkota Puan Maharani.
Yang paling jelas membentuk dinasti ketua umum partai adalah Demokrat. Sampai kapan pun tidak ada kader Demokrat yang berani melawan AHY, karena SBY secara tidak langsung telah mengukuhkan bahwa Demokrat adalah miliknya dan nenjadi partai Keluarga.
Monarki partai politik dalam arti Ketua Umum harus segaris dan seketurunan, pada lingkup internal akan mematikan demokrasi. Jangka panjang kemungkinan besar juga membunuh demokrasi di tataran eksternal. Berbahaya!
(Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…