OPINI

KKN BERUBAH NENJADI KNK

DUNIA legeslator penuh dengan KKN itu dari dulu terjadi. Pemilihan dengan sistem tertutup apa mau dengan sistem terbuka sama saja. Sekarang KKN berubah menjadi KNK.

Ketika pemilihan menggunakan sistem tertutup maka para calon legislator berlomba melakukan kolusi dengan pimpinan parpol.

Calon legislator saling berebut nomor urut kecil, sementara nomor 1, 2, dan 3 pasti diambil jajaran struktural parpol.

Kalau sampat terjadi sekretaris tidak nyalon legeslator, dipastikan di sana ada kolusi (transaksi) nomor urut. Ini mudah sekali dibaca. Di Gunungkidul hal itu pernah terjadi.

Jika pemilihan dengan sistem terbuka, coblos nama calon legislator dan coblos gambar parpol kolusi terjadi dengan para calon pemilih. Nomor urut legeslator tidak begitu penting.

Soal nepotisme, mau sistem tertutup apa terbuka, jas bukak iket blangkon. Ibu duduk di dewan, anak bisa digandeng tahun berikutnya.

Kolusi Nepotisme tetap dilakukan. Korupsi? Juga masih merupakan ancaman serius. Seluruh anggota legeslator tidak sepi dari godaan Korupsi.

Legeslator yang tergiur, cepat atau lambat pasti di-ott KPK. Yang korupsi tetapi selamat adalah beruntung meski sesungguhnya mereka rugi besar.

Kesimpulan sementara sistem proporsional terbuka dan tertutup sama-sama beresiko. Fakta menunjukkan KKN hanya berubah menjadi KNK.

Kita sebagai rakyat tidak perlu ikut berdebat, karena sistem pemilihan itu yang menikmati adalah kaum terdidik yang memelihara kepentingan individual.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

4 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

4 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

4 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

4 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

1 minggu ago