Foto; kilkdokter.com
WONOSARI-SELASA LEGI | Fakta menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengumumkan kluster covid-19 kategori pelayatan, hajatan, pedagang pantai dan yang lain diberitakan secara besar-besaran.
Eloknya Pemerintah tidak pernah mengumumkan kluster birokrasi, klaster pariwisata dan yang lain. Hampir seluruh berita menyudutkan warga sebagai biang kerok kluster baru.
Di Provinsi Jawa Timur, Gubernur Kofifah Indar Parawansa berani blak-blakan menyatakan bahwa dirinya terinfeksi Covid-19, walau dia tidak menyebutkan bahwa dirinya kluster Gubernuran.
Dinas Kesehatan serta Satgas Covid-19 Gunungkidul tidak berani menyebut kluster Dinas Pariwisata, meskipun Kepala Dinas dan 4 pegawainya terinfeksi.
Termasuk ada kabar yang belum terklarifikasi, bahwa 9 staf KPU belakangan juga terinfeksi, hanya saja KPU tidak mengumumkannya.
Serangan Covid-19 di Gunungkidul sepertinya merata, tetapi yang diumumkan hanya yang terjadi di kalangan rakyat kecil. Mengapa serangan di level aparat dan birokrasi tidak ada kabar beritanya.
Sementara Wakil ketua DPRD Heri Nugroho pernah menyatakan, bahwa banyak tenaga medis yang ambruk. Tidak tertutup kemungkinan itu terjadi juga di elemen PMI.
“Tenaga medis banyak yang sudah tumbang,” ujar Wakil Ketua DPRD, walau tidak menyebut jumlah,” 29-6-2021.
Sudah waktunya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bahu membahu dengan media agar pemberitaan tidak menambah gaduh, sehingga berita Covid-19 justru berubah menjadi teror baru bagi masyarakat.
Lebih dari 20 media di Gunungkidul banyak berburu kluster baru, untuk mengejar ratting. Ini sangat berbahaya karena mempengaruhi psikologi massa. (Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…