Categories: NASIONAL

Komisi I DPR Segera Turun ke DIY Melerai Sengketa Tanah SG Dipoyudan

JAKARTA, SELASA LEGI – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam siaran pers berharap, penertiban rumah dinas TNI AD di lahan Sultan Ground, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta dapat diselesaikan dengan damai. Komisi I DPR RI secepatnya perlu turun lapangan menyapa warga yang mengaku telah memegang surat Kekancingan (magersari) dari Keraton Yogyakarta.

“Mau bagaimanapun, mereka yang menempati rumah dinas tersebut merupakan saudara sebangsa. Orang tua mereka dahulu sudah berkorban untuk bangsa dan negara. Penertiban dengan kekerasan maupun tindakan yang melukai perasaan, sebaiknya dihindari. Semua bisa diselesaikan melalui musyawarah dan kekeluargaan,” ujar Bamsoet saat menerima perwakilan Warga Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, di ruang kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Senin (22/10/18).

Sejumlah perwakilan warga yang hadir antara lain, Yenny Wahyu, Shiato, Imelda Sri, Eri Budiarto, Udi Marnov, Anton, Subiantoro, Billy, Gayis, Prajoko, dan Syarif Teguh. Sedangkan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo didamoingu Satya Widya Yudha (Wakil Ketua Komisi I DPR RI), Bobby Adityo Rizaldi (Anggota Komisi I DPR RI), dan Gandung Pardiman (Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI).

Politisi Partai Golkar ini meminta, permasalahan yang ada, jika tidak bisa diselesaikan dengan musyawarah, harus dilanjutkan melalui jalur hukum. Pengadilan merupakan tempat final menyelesaikan berbagai permasalahan, sehingga tidak ada yang merasa paling benar dan tidak ada lagi klaim sepihak.

“Jika warga meyakini bahwa mereka menempati rumah dinas tersebut sesuai peraturan, silakan dilanjutkan ke jalur hukum. Karena jalur hukum merupakan satu-satunya tempat menyelesaikan masalah di luar musyawarah kekeluargaan. Apapun hasil hukumnya, harus dihormati semua pihak,” terang Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga meminta, Komisi I DPR RI yang menjadi mitra TNI bisa segera melakukan kunjungan ke lokasi kejadian agar bisa melihat secara langsung permasalahan yang terjadi di lapangan. DPR RI akan memastikan agar hak-hak rakyat bisa terlindungi dan memastikan semua pihak tidak melakukan tindakan di luar jalur hukum.

“Sementara ini, semua pihak harus bisa menahan diri. Sebagai mitra kerja TNI, Komisi I DPR RI akan segera turun ke lapangan. Kita adakan dialog terbuka dengan semua pihak, baik warga, TNI, maupun jajaran Muspida setempat. Insya Allah nanti akan ditemukan jalan keluar terbaik, sehingga tidak ada yang terlalu dirugikan,” pungkas Bamsoet . (tan/red)

infogunungkidul

Recent Posts

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

22 jam ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

2 hari ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

4 hari ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

1 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

2 minggu ago

Seorang Karyawan Diduga Gelapkan Sejumlah Barang, Toko Grosir Batik di Jalan Wonosari Rugi Puluhan Juta

BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…

2 minggu ago