Categories: NASIONAL

Temu Inklusi, Jalan Mudah Bagi Penyandang Disabilitas

PLAYEN, SELASA LEGI – Konvensi PBB tentang hak penyandang disabilitas ditandatangani Indonesia pada 30 Maret 2007. Konvensi tersebut memuat konsep interaksi antar individu yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental.

Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Pakualam IX mengungkapkan hal itu dalam sambutan Pembukaan Temu Inklusi Menuju Indonesia Inklusi 2030 di Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Selasa (23/10).

Hambatan berpartisipasi, sambungnya, menjadi tanggung jawab masyarakat dan negara.

Wakil Gubernur DIY menambahkan, pertemuan ini bernilai strategis, membagikan solusi lokal dan inovasi dalam mengurangi hambatan yang selama ini terjadi.

Ditempat yang sama, Kristen Bisof, Consular kemiskinan Kedutaan besar Australia mengatakan, Pemerintah Australia berkomitmen terhadap pembangunan Inklusi. Indonesia telah meratifikasi Konvensi PBB tentang hak-hak penyandang disabilitas.

Sebagai sahabat dan tetangga negara, melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Australia mendukung Indonesia dalam menjawab tantangan inklusi disabilitas di berbagai sektor.

“Inklusi merupakan prioritas. Ini kebijakan Luar Negeri melalui strategi dalam memperkuat disabilitas dalam program pembangunan di Australia,” ungkapnya.

Strategi tersebut, menekankan pentingnya mengakui dan mendukung martabat dan hak asasi penyandang disabilitas.

“Dukungan kami berupa kemitraan Australia dengan Indonesia demi keadilan dan kepedulian,” bebernya.

Pemerintah Australia telah melatih para Leader untuk membantu akses ke Pengadilan bagi penyandang disabilitas.

Astralia juga bekerjasama dengan aktor pendidikan dalam memberlakukan metoda pembelajaran untuk menciptakan atmosfer pendidikan yang adil bagi semua anak,” pungkasnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Divable) (SIGAB) dihadiri: Ir.Timbul Sianaga M.Hum (Kemenkumham), Kol Laut (P) Arya Delano SE Mpd. (Danlanal Yogyakarta), Kol Ibnu Hajar (Perwakilan Lanud Jogja), Hj. Badingah, S.Sos (Bupati Gunungkidul), Dr. Farij Wajdi, SH, M.Hum (Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi Komisi Yudisial RI). (Joko)

infogunungkidul

Recent Posts

Polres Gunungkidul akan Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Brutal Terhadap Seorang Remaja di Wonosari

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…

3 hari ago

Remaja di Gunungkidul Dikeroyok, Disiram Miras, Luka Dilumuri Garam

WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…

4 hari ago

Kliwon Ditemukan Selamat di Hutan Sanglor

GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…

1 minggu ago

Seorang Pria ODGJ Ditemukan Gantung Diri

GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…

2 minggu ago

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

4 minggu ago