WONOSARI, Jumat Kliwon – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunungkidul, Eko Subiantoro menyatakan, pemilik KTP ganda se Indonesia masih berada di angka 1,9 juta orang Lebih. Gunungkidul pernah mencapai angka 25 ribu lebih, namun kini tinggal separoh.
Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil saat ini sedang penerapan Single Identity Number (SIN) untuk semua layanan publik, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta.
Penerapan SIN tersebut pelaksanaannya melalui pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor identitas tunggal bagi setiap penduduk.
Untuk menunjang program SIN, warga yang masih menyimpan KTP ganda diminta mengembalikan ke Disdukcapil, melalui desa masing-masing.
Pemerintah, menurut Eko Subiantoro dewasa ini sedang mendorong SIN. Satu NIK digunakan untuk mengurus berbagai bantuan, pinjam bank, kredit motor, dan yang lain.
“SIN bisa dilakukan bilamana data kependudukan (KTP) tunggal, ujar,” Kadisdukcapil Gunungkidul (5/1).
Gunungkidul, berdasarkan data 2015-2017, masih tercatat 25.916 orang beridentitas ganda. Namun, demikian dia menjelaskan saat ini tinggal 12 ribuan. Karena separuh dari jumlah tersebut, warga 36 dari 144 desa telah mengembalikan ke Disdukcapil.
Agung Sedayu_ig
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…