WONOSARI-KAMIS PAHING | Pengusaha kuliner di Gunungkidul jumlahnya pasti ribuan bahkan puluhan ribu dihitung dari 1.431 Dusun, 144 desa yang tersebar di 18 Kecamatan. Mereka rata-rata menyajikan kuliner klasifikasi makanan berat.
Jarang, belum atau bahkan tidak ada tokoh kuliner Gunungkidul yang membuka secara permanen atau menetap menyajikan kuliner kategori ringan berbentuk kuliner kukus.
Sementara secara asongan mulai ada gerobak dorong yang menjajakan jagung rebus, kacang rebus model dikukus seperti bak Pau, sehingga kuliner ringan itu senantiasa hangat.
Slamet, S.Pd. MM menyatakan, ide inspiratif jika ada yang berani memulai.
“Rumah-rumah kuliner lesehan berjajar soblok berisi aneka kuliner kukus plus wedang Sruni, jahe atau teh poci nasgithel (panas legi kenthel) tidak hanya menarik bagi turis domestik tetapi juga manca,” ujarnya 3-12-2021.
Kuliner kukus sangat mungkin menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Gunungkidul.
“Toh, bahan kuliner kukus itu di samping jagung, kacang, ada ketela, uwi, gembili, lembong dan yang lain,” tuturnya. (Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…