WONOSARI, Selasa Wage – Sebagian kecil warga Gunungkidul pobia, bahkan muak politik. Ketidaksenangan itu dilampiaskan dalam bentuk pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di tepi jalan.
Dua tokoh partai politik, Nasdem dan PDI Perjuangan melaporkan pengrusakan APK ke Bawaslu Gunungkidul, namun tidak bisa ditindaklanjuti.
Is Sumarsono, SH. Ketua Bawaslu Gunungkidul saat diminta menjelaskan mandeknya laporan pengrusakan APK mengatakan, laporan itu tidak cukup bukti.
Sudah ada dua laporan, tetapi dua-duanya dinyatakan tidak cukup bukti yaitu tidak ditemukan terlapor,” jelas Is Sumarsono, (5/3).
BACA JUGA: DPC Hanura Gunungkidul Bertekad Menangkan Caleg RI Bryan Yoga Kusuma
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…