Lima Hari ke Depan, Waspadai Potensi Banjir dan Tanah Longsor

1121

JAKARTA, KAMIS PON – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau dan menganalisis curah hujan. Hasilnya menunjukkan, sebagian wilayah Jawa telah diguyur hujan selama beberapa pekan terakhir. menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan tanah longsor.

Dalam siaran pers, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo menjelaskan adanya sirkulasi angin tertutup di Laut Jawa. Ini cukup persisten hingga 3 hari ke depan yang mengakibatkan terbentuknya daerah pertemuan angin di sepanjang Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara Timur. Kondisi cuaca tersebut memberikan dampak pada peningkatan pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di wilayah yang disebutkan.

“Selain itu, adanya aliran massa udara basah yang masuk dari Samudera Hindia turut mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Tenggara serta Maluku.

“Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang bisa disertai kilat, petir, dan angin kencang, khususnya di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam 5 (lima) hari ke depan (26 – 30 November 2018),” tambah Prabowo.

Dia mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap dampak lanjutan yang dapat ditimbulkan kondisi cuaca tersebut seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.