PERISTIWA

Lurah Hampir Pensiun Beli Mobil Baru Pinjam Duit BUMDES

PATUK-JUMAT PAHING | Berawal dari rumor yang beredar di kalangan Tim Penggerak PKK. Desa, Sukardi, Lurah Desa Putat yang purna tugas 30 Oktober 2021 besok, meminta BUMDES membeli mobil operasional untuk Pemerintah Desa. Rumor itu dibantah Sukardi. Ketua Pengawas BUMDES, AY Barsono memberi penjelasan yang berbeda dengan pengakuan Lurah Sukardi. Begitu pula Pelaksana tugas harian Dirut BUMDES Kelurahan Putat, Lian. Keterangannya mematahkan rumor yang beredar.

“Rencana pembelian mobil itu sebelumnya telah dimusyawarahkan dengan Bamuskal (dulu BPD), ” kata Lurah Sukardi, tanpa menyebut kapan agenda itu dimusyawarahkan.

Lurah Sukardi juga tidak menjelaskan rancangan awal BUMDES memprogram pembelian mobil atau tidak.

“Lurah tdak boleh beli mobil. Itu murni usaha untuk mengembangkan usaha BUMDES,” bantah Sukardi.

AY. Barsono dalam kapasitas sebagai Ketua Badan Pengawas BUMDES sekaligus sebagai Ketua BAMUSKAL menyatakan bahwa pada Rancangan Kalurahan tidak ditemukan dokumen pembelian mobil. Begitu pula di Ranwal BUMDDES juga tidak diprogram.

“Saya mau selesaikan dalam kapasitas sebagai BP BUMDES. STNK mobil atas nama Sukardi. Jadi bagi saya yang penting uang BUMDes dikembalikan,” tuturnya.

Keterangan Lian, selaku Direktur Pelaksana Tugas Harian (Plt.) BUMDES makin memperjelas persoalan.

“Mohon maaf, BUMDES tidak membeli mobil operasional untuk BUMDES . Kami memberi dana pinjaman kepada Pak Lurah Sukardi, senilai Rp 168 juta. Kemarin sudah setor uang muka Rp 78 juta,” terang Lian via aplikasi WhatsApp, Kamis, 7-10-2021.

Menurut Plt Direktur BUMDES uang tersebut diproses sebagai pinjaman dengan agunan sertifikat tanah hak milik atas nama Sukardi.

Berdasarkan pengakuan sejumlah pamong, Lurah Sukardi saat ini telah menikmati mobil barunya.

Joko Priyatmo (Jepe) selaku pengamat pemerintahan desa menyatakan, Lurah Sukardi tidak melakukan pelanggaran apapun.

“Mengakses BUMDES itu hak dia selaku anggota. Yang menimbulkan persoalan, Sukardi tidak berterus terang. Mobil atas nama pribadi dia sebutkan sebagai atas nama BUMDES,” ujar Jepe.

Memang, kata Jepe, karena masalah waktu, ide meminjam uang ke BUMDES ada kesan bahwa Sukardi menggunakan sisa power sebagai Lurah. Ini yang tidak elegan. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Geger Mushola Dibongkar, Inilah Duduk Permasalahannya

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…

23 jam ago

Belasan Rumah Dinas Brimob Polda DIY Dibangun di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…

4 hari ago

Viral Kasus Bolosego, Oknum Polisi Dipatsus

YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S  seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…

4 hari ago

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

1 minggu ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

2 minggu ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

2 minggu ago