Lurah Watusigar akan Panggil Rekanan Terkait Jalan Rusak Akibat Proyek Jembatan

13920

NGAWEN-MINGGU PAHING | Warga mengeluhkan rusaknya jalan masuk wilayah Kalurahan Watusigar Kapanewon Ngawen Kabupaten Gunungkidul, Kamis (2/7).

Hal itu terungkap dalam rapat Koordinasi Lintas Sektoral dan Antar Lembaga yang diadakan oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPK) bersama Pemerintah Kalurahan Watusigar yang juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat.

Bertempat di Kantor Lurah Kalurahan Watusigar Kecamatan Ngawen Pardi Ketua BPK Watusigar bersama anggota dan beberapa tokoh masyarakat menyampaikan, jalan rusak dan makin parah di dua jalur yakni Utara Kali Oyo dan Selatan Kali Oyo.

 

 

“Jadi jalan yang rusak itu di Selatan Kali sepanjang Jalan Cikal, Dungmas, Munggur, Buyutan. Trus yang Utara Kali Bejono dan Ngimbang,” Ungkap Pardi, Sabtu (4/7).

Rusaknya jalan, menurut masyarakat diperparah oleh truk bermuatan berat yang keluar masuk proyek pembangunan Jembatan Jeruk legi.

“Bejono, Ngibang itu kan juga selalu dilalui truk proyek bermuatan berat. Yang paling parah Ngimbang,” tambahnya.

 

 

Diketahui proyek jembatan di wilayah Jeruklegi Kalurahan Katongan Kapanewon Ngipar senilai 9 Miliar lebih, saat ini sedang dikerjakan oleh PT. TELAGA PASIR KUTA dengan diawasi oleh Konsultan Pengawas CV. BANGUN CIPTA PERSADA.

Melalui Pardi, masyarakat mendesak Lurah Kalurahan Watusigar untuk segera memanggil kontraktor yang mengerjakan proyek jembatan tersebut.

Jika dibiarkan tanpa solusi, demikian Pardi berujar, maka jalan yang saat ini sudah rusak akan semakin parah.

“Kondisi jalan makin parah, Lurah harus segera mengambil langkah, jika tidak masyarakat tentu akan melakukan aksi,” tegasnya. (Bjh/Gan)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.