PLAYEN – Sabtu Wage | Dua pekan terakhir di bulan November 2019, Gunungkidul dihebohkan dengan pemberitaan orang hilang. Setelah 15 November lalu Marto Markiyem (80) warga Kecamatan Ngawen dinyatakan hilang, hingga kini belum ditemukan, peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Playen.
Ngatinem atau yang akrab disapa Mbah Taruno (89) warga Padukuhan Banaran IX, Desa Banaran, Kecamatan Playen pergi meninggalkan rumah sejak Jumat (29/11/2019) kemarin. Hingga hari menjelang malam, Ngatinem tidak kunjung pulang membuat keluarga panik.
VIDEO TERKAIT :
Kabar perginya Ngatinem dari rumahpun lantas menyebar melalui group Whatsapp. Atas kabar tersebut, ratusan warga akhirnya mulai melakukan pencarian sebelum akhirnya dibantu petugas gabungan dari kepolisian, TNI, serta Basarnas.
Dukuh Banaran IX, Supoyo menuturkan, sekitar pukul 13.00 WIB Ngatinem sudah tidak berada di rumahnya. Selama ini, meski sudah dalam kondisi pikun, Ngatinem memang masih sering beraktifitas ke ladang.
“Kemarin memang tidak seperti biasanya, Ngatinem tiba-tiba hilang belum diketahui motifnya, entah karena bingung saat berjalan pulang dari ladang ataupun ada sesuatu hal lain,” ujar Supoyo.
Supoyo menceritakan, jalan yang biasanya dilalui Ngatinem ke ladang memang melewati bulak yang sepi. Meski Ngatinem sehat, tapi karena pikun, dikhawatirkan Ia bingung saat hendak kembali pulang.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…