Membahayakan Warga, Puluhan Ular Kobra Dievakuasi Gunreident

442

WONOSARI – Jumat Kliwon | Gunungkidul Reptile Independent (Gunreident) mengevakuasi puluhan ular kobra yang beberapa hari terakhir berkeliaran di pemukiman warga Padukuhan Kepek l, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kamis (05/12/2019) .

Salah satu anggota Komunitas Gunungkidul Reptile Independent, Kurniawan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari warga adanya ular kobra yang berkeliaran di pemukiman kurang lebih satu minggu. Ular tersebut meresahkan warga mengingat bisa ular kobra berbahaya bahkan mematikan jika sampai menyerang manusia.

ERTIGA HILANG KENDALI TABRAK CARRY DAN BEBERAPA MOTOR

“Sebisa mungkin kami bantu warga untuk mengevakuasi ular-ular tersebut ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga,” katanya.

Kurniawan menjelaskan, satu ular indukan bisa bertelur hingga 20 butir, namun demikian belum pasti semua akan menetas.

Saat ini, Kurniawan menerangkan, satu induk ekor ular kobra, 3 ekor anakan, 1 ekor ular weling, 1 ekor ular picung telah berhasil ditangkap.

Kurniawan memprediksi, kemunculan ular tersebut karena habitatnya yang makin rusak, sehingga untuk bertelur dan mencari makan ular memilih untuk berpindah ke pemukiman warga.

“Kemungkinan masih ada, sampai saat ini total ular semua ada 15 ekor jenis ular yang saya tangkap bersama warga, insyallah nanti saya akan lanjutkan penangkapan lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, ular tersebut biasa sembunyi di tumpukan kayu, dan barang bekas yang tidak dipakai.

“Tangkap dengan cara yang benar kalau memang mau ditangkap sendiri, tapi kalau tidak tau caranya lebih baik dimatikan saja, karena bisanya sangat membahayakan,” pungkasnya. (hr/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.