PLAYEN – Sabtu Pon | Mayor Sunaryanta bertemu dengan pengurus Majelis Umat Kristen Indonesia (Muki) di GK-Steak, Sabtu siang, 9/11/19. Dialog yang tidak lebih dari 120 menit dan dihadiri 21 anggota Muki itu membahas pemberdayaan manusia untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan.
Mayor Sunaryanta menengarai, bahwa di Gunungkidul, ada problem serius berkenaan dengan intoleransi, juga fenomena bunuh diri.
Video Terbaru:
Dia beranggapan, apa pun pokok persoalannya perlu diawali komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk dengan Muki.
Pintu masuk ke ranah kesalahpahaman sosial antar individu maupun antar kelompok organisasi massa dan keagamaan akarnya berada di titik pembangunan sumberdaya manusia.
Satu point penting pemberdayaan manusia itu menurutnya adalah membangun komunikasi tanpa henti. Ketika lalulintas komunikasi buntu atau memang sengaja disumbat, menurut Mayor disitulah muncul aneka persoalan.
Titus Harno Wibowo, Ketua Muki Gunungkidul menyatakan, kecenderungan intoleransi memang harus diakhiri. Dia sepakat, pembenahan atau pembangunan sumberdaya manusia menjadi entri poin untuk menyelesaikan problema.
“Utama dan itu penting, komunikasi itu demi keutuhan NKRI,” tegas Titus Harno Wobiwo, (9/11/19). (Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…