WONOSARI, Kamis Legi–Menteri Sosial RI, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa memastikan pemerintahan Jokwi JK konsisten terhadap program kampanye dahulu. Hasil kerja selama menjabat sudah banyak dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia. Hal ini diungkapkan Mensos kala menghadiri dialog nasional bertema “Sukses Indonesiaku” di Ponpes Mardhotullah, Jl Kyai Legi, Kepek, Wonosari, Kamis, (24/08).
“Presiden dan Wapres Jokowi – JK, telah melaksanakan janjinya pada waktu kampanye dengan mewujudkan Kartu Indonesia Sehat, saat ini ada 90 juta orang yang mendapatkan kartu tersebut. Itu baru salah satu contohnya,” jelasnya.
Selama menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden, sambung Khofifah, Petral yang selama ini menjadi kartel penguasa minyak telah dibubarkan dan fungsinya dilaksanakan oleh Pertamina sehingga menghemat Rp 2,75 triliun /tahun. Hasil efisiensi yang dilakukan ini untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Mungkin masyarakat menanyakan, kapan kita sebagai tuan rumah di negeri sendiri ? Terkait Blok Mahakam yang waktu itu akan dikelola siapa ? Pada tahun 2015 diputuskan dikelola Pertamina dan inilah kebijakan berani seorang Presiden untuk bangsa Indonesia,” paparnya.
Di bidang kesehatan, Presiden dan Wapres Jokowi – JK, telah melaksanakan janjinya pada waktu kampanye dengan mewujudkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), saat ini ada 90 juta orang yang mendapatkan KIS tersebut. Tahun 2015 anggaran Rp 20,7 T dikucurkan untuk Dana Desa, 2016 anggaran tersebut naik menjadi Rp 46,9 T dan 2017 bertambah lagi menjadi Rp 69 T.
“Itu semua untuk rakyat, problem hari ini adalah bagaimana Dana Desa yang dikucurkan pemerintah itu bisa efektif dan tidak salah sasaran. Aparatur desa harus dibantu membuat perencanaan dan pelaporan yang benar sehingga dapat efektif dan produktif bagi rakyat banyak,” ulas Khofifah.
Sementara itu Bupati Gunungkidul, Hj Badingah S.Sos berharap, kedatangan Menteri Sosial bisa memotivasi masyarakat Gunungkidul agar bisa hidup lebih sejahtera.
“Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi yang luar biasa, yaitu semangat gotong royong, wisata dan etos kerja yang luar biasa tinggi. Masyarakat saat ini telah mengembangkan potensi wisata sehingga mampu meningkatkan perekonomian warga. Dan pada tahun 2017 ini, kita telah mampu menekan angka kemiskinan 2,34%,” papar Hj Badingah.
Sedangkan untuk warga miskin Gunungkidul yang belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat, maka tahun 2017 telah dianggarkan Rp 17 milyar melalui APBD untuk mengcover permasalahan tersebut. PR yang dihadapi Gunungkidul saat ini adalah menekan tingginya angka kasus bunuhdiri. Satgas Berani Hidup dibentuk untuk mengatasi persoalan pelik ini.
Sementara itu 3 perwakilan peserta dialog yaitu H Khoiri Hajam, S.Ag dari Orsos Laku Utomo, kemudian Hardono, wakil Forum Komunikasi Disabilitas (FKD) Gunungkidul serta Septiyono selaku Pemerhati Lingkungan menyampaikan permohonan bantuan kendaraan untuk penyaluran Paket Keluarga Harapan serta pompa air untuk mengatasi kekeringan di Gunungkidul. Atas permohonan ini langsung ditanggapi Mensos Khofifah.
“Bantuan kendaraan akan tiba Minggu depan, sedangkan pengangkatan air nanti kami koordinasikan dengan Ibu Bupati. Yang jelas untuk PKH di Gunungkidul tahun depan dapat tambahan 7000 KK dan di kartu yang sama akan mendapatkan subsidi LPG sehingga kartu nya untuk disimpan dengan baik,” pungkas Mensos.
Di Pondok Pesantren Mardhotullah, selain menggelar dialog Mensos Khofifah Indar Parawansa juga menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan, Program A, biaya rehabilitasi sosial, bantuan CSR sanitasi untuk Pondok Mardhotullah hingga bantuan anak berprestasi dan bantuan sosial anak. Red
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…