Meski Ditangani Secara Profesional, Proyek Senilai 2 M Lebih Kualitasnya Buruk

1960

GUNUNGKIDUL-MINGGU LEGI |Lima Kapanewon di Kabupaten Gunungkidul mendapatkan kucuran dana cukup fantastis untuk pembangunan Kontruksi PSU pada Kawasan Pemukiman. Meski dalam pengerjaanya dilakukan secara profesional, namun proyek dengan nilai kontrak lebih dari 2 milyar tersebut kualitasnya sangat disayangkan warga.

Salah satunya yakni di Padukuhan Kemorosari, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral menggelontorkan anggaran senilai Rp. 2.085.684.800,- untuk pekerjaan Kontruksi PSU pada Kawasan Pemukiman di lima Kapanewon antara lain Kapanewon Paliyan, Panggang, Purwosari, Saptosari dan Wonosari.

Menurut informasi dari masyarakat, khususnya di Kalurahan Piyaman, Wonosari, meski telah dikerjakan secara profesional, namun kualitasnya sangat disayangkan warga. Hal tersebut juga terlihat dari pantauan awak media Sabtu (07/10/2022).

Proyek cor rabat jalan dengan kontrak pelaksana CV. Sumbermulyo yang beralamat di Sumbermulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul tersebut sudah terlihat banyak mengalami kerusakan.

“Baru selesai dikerjakan sekitar tiga bulan, tapi sudah banyak yang pecah,” ujar salah satu warga.

Sementara Lurah Kalurahan Piyaman Tugino mengatakan, bahwa proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan pihak pelaksana. Namun demikian Tugino berdalih bahwa untuk serah terima proyek tersebut yang lebih tau LPMKal.

“Ya nanti tergantung LPMKal, mau diterima apa enggak dengan kondisi seperti itu,” ujar Lurah Piyaman.

Namun demikian saat di konfirmasi, Ketua LPMKal Piyaman Siswanto mengatakan bahwa pihaknya sudah menandatangani serah terima proyek tersebut.

Disinggung tentang kondisi cor yang banyak mengalami kerusakan, mantan Panewu Wonosari tersebut mengatakan bahwa pihak pelaksana proyek akan bertanggungjawab melakukan pembenahan.

“Saya sudah menandatangani serah terimanya dan disitu banyak saksi bahwa pihak pelaksana proyek akan memperbaiki,” pungkas Siswanto.

(A Yuliantoro)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.