PERISTIWA

Minta Rujuk, Setelah Melepas Suami Gegara Orang ke-Tiga

PLAYEN-KAMIS WAGE | Arita Purniarwanti asal Padukuhan Banaran IV RT22/04  Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Gunungkidul lebih memilih WID seorang laki-laki idaman lain warga Sleman Yogyakarta, meski wanita paruh baya tersebut telah berumah tangga bahkan memiliki seorang puteri dari hasil perkawinanya.

Keputusan ibu rumah tangga tersebut diketahui saat dilakukan rapat keluarga yang disaksikan dukuh setempat, Rabu (27/03/24) siang.

Prahara rumah tangga bermula ketika Arita Purniarwanti dilaporkan pergi tanpa pamit meninggalkan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan suaminya sejak Minggu (24/03/2024).

Arita begitu panggilan akrabnya, diketahui telah berumah tangga dan hidup bersama Sarwidi di Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Namun, kata salah seorang saksi kejadian yakni Sukono, sejak Minggu (24/03/2024) pukul 09.00 WIB Arita pergi tanpa berpamitan. Lantaran hingga Selasa (26/03/2024) Arita belum juga pulang, keluarga pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi.

“Mohon bantuannya, apabila ada yang melihat orang tersebut sesuai foto, bisa mengubungi pihak kepolisian atau ke nomor saya dengan nomor Hp/ WA  085150767922,” tulis pesan singgkat yang dibagikan secara berantai melalui WhatsApp.

Sementara itu, menurut Tuwirin Dukuh Banaran IV bahwa pada Rabu (27/03/24) pagi Arita diketahui pulang ke rumah orang tuanya di Padukuhan Banaran IV RT22/04  Kalurahan Banaran.

Namun kepulangannya tidak sendiri, melainkan bersama seorang lelaki lajang inisial WID warga Sleman Yogyakarta.

Merasa tak terima, Sarwidi pun akhirnya mengadakan rapat keluarga disaksikan dukuh setempat.

Dihadapan suami dan keluarga serta disaksikan dukuh, Arita ternyata lebih memilih laki-laki teman kencanya. Bahkan ia menyatakan kemantapanya untuk menjalani hidup berumah tangga.

Diduga merasa bimbang, lantaran masih menyayangi suami dan anaknya, Arita berubah pemikiran. Sehingga pada hari yang sama, Rabu (27/03/24) petang, ibu satu anak inipun minta rujuk.

“Barusan dari rumah saya, mengatakan telah menghubungi suami dan pingin rujuk kembali. Suaminya pun menyatakan masih menerimanya,” jelas dukuh, Rabu (27/03/24) malam.

Selaku dukuh, Tuwirin berujar, hanya bisa mengembalikan permasalahan tersebut kepihak keluarga.

“Karena ini urusan pribadi selama kedua belah bihak saling menerima yaa monggo aja. Wong suaminya aja menerima masak orang luar mau protes,” pungkas Tuwirin.-red

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

1 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

4 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago