Minta Rujuk, Setelah Melepas Suami Gegara Orang ke-Tiga

3015

PLAYEN-KAMIS WAGE | Arita Purniarwanti asal Padukuhan Banaran IV RT22/04  Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Gunungkidul lebih memilih WID seorang laki-laki idaman lain warga Sleman Yogyakarta, meski wanita paruh baya tersebut telah berumah tangga bahkan memiliki seorang puteri dari hasil perkawinanya.

Keputusan ibu rumah tangga tersebut diketahui saat dilakukan rapat keluarga yang disaksikan dukuh setempat, Rabu (27/03/24) siang.

Prahara rumah tangga bermula ketika Arita Purniarwanti dilaporkan pergi tanpa pamit meninggalkan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan suaminya sejak Minggu (24/03/2024).

Arita begitu panggilan akrabnya, diketahui telah berumah tangga dan hidup bersama Sarwidi di Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Namun, kata salah seorang saksi kejadian yakni Sukono, sejak Minggu (24/03/2024) pukul 09.00 WIB Arita pergi tanpa berpamitan. Lantaran hingga Selasa (26/03/2024) Arita belum juga pulang, keluarga pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi.

“Mohon bantuannya, apabila ada yang melihat orang tersebut sesuai foto, bisa mengubungi pihak kepolisian atau ke nomor saya dengan nomor Hp/ WA  085150767922,” tulis pesan singgkat yang dibagikan secara berantai melalui WhatsApp.

Sementara itu, menurut Tuwirin Dukuh Banaran IV bahwa pada Rabu (27/03/24) pagi Arita diketahui pulang ke rumah orang tuanya di Padukuhan Banaran IV RT22/04  Kalurahan Banaran.

Namun kepulangannya tidak sendiri, melainkan bersama seorang lelaki lajang inisial WID warga Sleman Yogyakarta.

Merasa tak terima, Sarwidi pun akhirnya mengadakan rapat keluarga disaksikan dukuh setempat.

Dihadapan suami dan keluarga serta disaksikan dukuh, Arita ternyata lebih memilih laki-laki teman kencanya. Bahkan ia menyatakan kemantapanya untuk menjalani hidup berumah tangga.

Diduga merasa bimbang, lantaran masih menyayangi suami dan anaknya, Arita berubah pemikiran. Sehingga pada hari yang sama, Rabu (27/03/24) petang, ibu satu anak inipun minta rujuk.

“Barusan dari rumah saya, mengatakan telah menghubungi suami dan pingin rujuk kembali. Suaminya pun menyatakan masih menerimanya,” jelas dukuh, Rabu (27/03/24) malam.

Selaku dukuh, Tuwirin berujar, hanya bisa mengembalikan permasalahan tersebut kepihak keluarga.

“Karena ini urusan pribadi selama kedua belah bihak saling menerima yaa monggo aja. Wong suaminya aja menerima masak orang luar mau protes,” pungkas Tuwirin.-red




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.