Disclaimer: Artikel ini bukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan bunuh diri. Jika mengalami tanda-tanda depresi dengan kecenderungan pemikiran untuk mengakhiri hidup, sebaiknya segera melakukan konsultasi ke psikolog, psikiater, atau pihak-pihak terkait.
KARANGMOJO – SELASA LEGI |Peristiwa gantung diri (gandir) masih menjadi pekerjaan rumah (PR) terberat kita bersama hingga penghujung tahun. Berdasar catatan redaksi, sedikitnya 24 orang warga Kabupaten Gunungkidul, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di sepanjang tahun 2025.
Kali ini, R warga Padukuhan Krambilduwur, Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, dilaporkan gantung diri, Selasa (30/12/2025) pukul 10.00 WIB.
Dibenarkan Kapolsek Karangmojo, AKP. Suyanto bahwa, peristiwa gandir tersebut pertama kali diketahui oleh saksi.
Sebelumnya, tanpa menyebut nama saksi, dijelaskan Suyanto, saksi berusaha menegur R di lokasi ladang, namun sapaan saksi saat itu tidak mendapat respon dari pelaku.
Karena tidak mendapat tanggapan, saksi pun berusaha mendekati pelaku. Saat itu, ia melihat seutas selendang sudah dalam keadaan terikat di dahan pohon dan pada bagian ujung melilit di leher R.
“Saksi berusaha mencari bantuan warga sekitar, untuk kemudian melaporkan kejadian gantung diri tersebut ke pihak Polsek Karangmojo,” jelas Suyanto.
Pelaku, lanjut Suyanto, ditemukan dalam posisi menggantung di dahan pohon, kaki menyentuh tanah, serta posisi tubuh korban menghadap ke arah Barat Laut.
Sementara itu, korban diketahui meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan selendang warna biru, dengan panjang kurang lebih 80 Cm.
Penulis: Agus SW
Editor: HRD






