HUKUM & KRIMINAL

Motornya Dirampas, Anak Pak Dukuh Dianiaya Begal

PLAYEN, Jumat Legi — Kasus perampasan sepeda motor barusan terjadi di wilayah Playen. Bermodus pura-pura minta tolong, pemuda tak dikenal justru merampas sepeda motor milik Aditya Muhamad Akhsan (12) warga Padukuhan Semenrejo, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Jumat, (04/08). Tak hanya merampas, pelaku juga menganiaya Adit di Jembatan Sungai Oya yang ada di Hutan Wanagama, Desa Banaran, Kecamatan Playen.

Dari pengakuan korban, siang tadi Adit dan Ilham Khorudin 12, temannya berboncengan sepeda motor Honda Beat warna merah milik Eka Budi Santosa, ayahnya. Di tengah perjalanan, Adit dan Ilham di hadang oleh pemuda tak dikenal sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari.

“Tadi saya hendak pulang dari rumah teman yang ada di Piyaman, sesampai di tengah jalan tiba- tiba datang dua orang menggunakan motor Vega menghentikan saya. Minta tolong diantarkan ke SMP PGRI Playen,” jelas Aditya.

Lokasi pencegatan seingat Adit di bulak antara Kemorosari menuju ke Bundaran Siyonoharjo. Tanpa rasa curiga Aditya yang dimintai tolong pemuda tersebut langsung mengiyakan. Satu diantara dua pemuda  tersebut akhirnya berboncengan bertiga dengannya.

“Pemuda itu di depan dan kita berdua membonceng. Sementara itu temannya yang satu lagi langsung pergi,” terangnya.

Akhirnya ketiganya berboncengan menuju SMP PGRI Playen. Kecurigaan kedua korban mulai muncul ketika sampai SMP PGRI Playen pelaku tidak berhenti, justru semakin kencang melajukan motor menuju Hutan Wanagama di Banaran.

“Akhirnya sampailah kita di jembatan putus yang ada di Wanagama dan tiba-tiba pemuda itu berhenti, turun dan kemudian memukuli saya,” papar Aditya.

Melihat temannya di pukuli, Ilham panik dan berlari meminta pertolongan warga yang kebetulan sedang merumput di sekitar Hutan Wanagama. Namun sial, saat pertolongan datang sepeda motor sudah terlanjur di bawa kabur oleh pelaku.

Akhirnya merekapun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Playen. Dari ciri-ciri yang di ceritakan oleh korban, pelaku saat beraksi mengenakan kemeja warna merah hati dan celana jeans pendek warna coklat.

Sementara itu, Eka Budi Santosa, Dukuh Semenrejo yang juga ayah dari Aditya mengaku tidak hafal dengan nomor polisi kendaraannya.

“Saya tidak ingat nomor platnya, STNK ada di dalam jok motor, sementara BPKB berada di salah satu  leasing yang ada di Wonosari,” jelas Budi.

Diketahui kedua korban merupakan siswa kelas VII Mts Muhammadiyah Wonosari. Hingga berita ini di lansir, kedua korban masih berada di Polsek Playen untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

2 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

2 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

2 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

2 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

2 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

2 hari ago