Categories: WISATA

Munculnya Ubur-ubur di Pantai Selatan, Wisatawan Diminta Waspada

TANJUNGSARI, (Kamis Kliwon)-Dengan munculan Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul. Wisatawan yang sedang atau hendak berlibur ke pantai dan sekitarnya diminta berhati-hati. Diinformasikan oleh Sekretaris Satlinmas Wilayah Operasi II, Surisdiyanto, Kamis (14/06).

Suris menjelaskan, kemunculan ubur-ubur di pantai sudah terlihat beberapa hari lalu, namun jumlahnya masih sedikit. Sementara ubur-ubur yang menepi hari ini jumlahnya lumayan banyak. “Munculnya ubur-ubur dikarenakan faktor hawa dingin di Laut Selatan. Sementara puncak menepinya ubur-ubur diprediksi berlangsung pada bulan Juli-Agustus,” jelasnya.

Dikatakan Suris, terjadinya perubahan cuaca yang signifikan bisa mempengaruhi kemunculan ubur-ubur. Kalau cuacanya panas, dimungkinkan ubur-ubur akan hilang, namun kalau cuacanya dingin, ubur-ubur akan lebih banyak yang menepi. Sampai hari ini tercatat ada dua korban terkena ubur ubur, di pantai Kukup. “Mohon pengunjung mewaspadai, tidak bermain atau bersentuhan, atau memegang benda biru seperti plembungan (gelembung),” tambahnya.

Kepada para pengunjung pantai diharapkan agar tetap waspada. Sebab, meski tidak membahayakan namun sengatan ubur-ubur bisa menimbulkan rasa sakit. Korban yang terkena sengatan ubur- ubur kulitnya akan mengalamai bintik-bintik memerah dan terasa gatal seperti alergi. “Korban yang tidak tahan dengan racun ubur-ubur akan terjadi sakit perut sesak nafas bahkan sampai pingsan bila kondisi tubuh pada saat tersengat sedang tidak fit,” terangnya.

Terkait hal ini, petugas SAR segera melakukan tindakan guna mengurangi resiko banyaknya wisatawan yang tersengat ubur-ubur. “Kami coba pungut dengan hati-hati ubur-ubur yang telah menepi,” ujarnya.

Bagi siapapun yang terkena sengatan ubur-ubur, usahakan korban tetap tenang. Basuh dengan air laut sambil hilangkan tentakel dengan hati-hati. Basuh dengan air hangat untuk mengurangi rasa sakit atau bisa juga di basuh dengan alkohol atau cairan asam cuka. “Bila timbul reaksi alergi/ sakit perut bahkan sampe sesak nafas, kami akan segera kirim ke rumah sakit atau klinik terdekat,” tambahnya.(wp)

infogunungkidul

Recent Posts

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

2 hari ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

3 hari ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

4 hari ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

5 hari ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

2 minggu ago

Sopir Baru Pertama Kali Melintas, Truk Bermuatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar

BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…

2 minggu ago