Mungkinkah PAD Pariwisata Digali Optimal

1258

WONOSARI-SABTU LEGI | Tahun 2015, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul pernah menyajikan data jumlah rumah makan, bar, cafe, pusat penjualan makanan.

Daftar yang diumumkan antara lain: Resto dan Rumah Makan 107, Rumah Makan Kawasan Pesisir 45, Rumah Makan dan Pemancingan 15, Jasa Boga 73, Pusat Oleh-oleh 13, serta Cafe 2 unit.

Data di atas menurut Kepala Dinas Pariwisata Mohamad Arif Aldian sedang dikebut diperbaharui.

“Ini teman-teman sedang updating data, masih dalam proses,” kata Kadis Pariwisata Mohamad Arif Aldian, di ruang kerjanya, 14-1-2022.

Sementara itu, elemen pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata mencakup empat hal: 1 pajak hotel, 2. pajak restoran, 3. retribusi penginapan dan pesanggrahan / vila, serta 4. retribusi tempat wisata dan olahraga.

Menurut Kadinas Pariwisata, di masa pandemi elemen yang memungkinkan digali secara optimal adalah pajak hotel dan restoran.

“Itu yang paling mungkin untuk meningkatkan PAD dari sektor pariwisata,” ucapnya.

Diminta merinci estimasi potensi kenaikan pajak hotel dan restoran tahun 2022, Mohamad Arif tidak bersedia, meski pada laporan tahun 2021 pajak hotel tercatat Rp 738 juta lebih, dan pajak restoran sebesar Rp 3,2 milyar lebih.

Berbeda sudut pandang, anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi PKS Ari Siswanto menyatakan, bahwa yang paling mungkin untuk ditingkatkan adalah elemen retribusi dan tempat rekreasi.

“Tetapi peningkatan itu bisa terjadi dan bisa dilakukan dalam situasi non pandemi,” tuturnya di Gedung Dewan.

Target PAD pariwisata 2022 Rp 27 milyar. Ari Siswato tidak menafikan bahwa bisa digenjot menjadi Rp 35 atau bahkan Rp 40 milyar.

Terkait pernyataan, baik Kadinas Pariwisata maupun Ari Siswanto adalah tanggapan atas sentilan politisi Partai Amanat Nasional, Drs. Supriyadi yang mendorong bahwa Pemda harus menaikkan PAD dari sektor pariwisata untuk menopang beban APBD 2022, karena gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak lagi ditanggung Pusat. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.