WONOSARI, Selasa Legi-Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto, Senin, (18/02) menyampaikan, Gunungkidul surplus padi cukup berarti. Menurutnya tahun 2017 terjadi kenaikan 12,5% dibanding 2016.
Setelah safari panen raya padi di beberapa wilayah di Gunungkidul, produktivitas padi melampaui target. Ubinan padi jenis gogo menghasilkan 5 sampai 9 ton per hektar, sedang target kabupaten 4,5 ton per hektar.
Hasil total produksi padi di tahun 2017 sebesar 293.381 ton, atau naik 12,5%. Tahun sebelumnya berjumlah 260.787 ton.
Ia mencontohkan Kecamatan PlayeN lahan sawah 2.953 hektar, menghasilkan padi sekitar 15.000 ton. Sementara konsumsi pertahun 83 kg/tahun/orang. Dikalikan jumlah penduduk Playen 5.421 orang, Kecamatan Playen surplus hampir 10.000 ton.
Berdasarkan data yang diperoleh dari setiap kecamatan, dihitung secara keseluruhan, menurutnya, Gunungkidul surplus padi sebesar 102.000 ton.
Ir. Bambang Wisnu Broto: Petani Gunungkidul mempunyai cadangan padi yang disimpan di gerobok atau sentong.
Dipaparkan, ada beberapa padukuhan yang mempunyai lumbung padi yang bisa menyimpan 4 sampai 5 ton.
Reporter: W. Joko Narendro_ig
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…